INFLUENCER MARKETING DAN SILATURAHIMER MARKETING

INFLUENCER MARKETING DAN SILATURAHIMER MARKETING
INFLUENCER MARKETING DAN SILATURAHIMER MARKETING

INFLUENCER MARKETING DAN SILATURAHIMER MARKETING

Ada baiknya kita pahami dulu apa itu Influencer Marketing sebelum beranjak ke Silaturahimer Marketing. Influencer Marketing adalah Pemasaran yang menggunakan Influencer (Celeb atau Orang Berpengaruh). Saya terisnpirasi dari Bapak Aqua Dwipayana, tokoh “SILATURAHIM” Indonesia untuk memunculkan ide SILATURAHIMER MARKETING  😀  😀

Ide dibalik Silaturahimer Marketing

Silaturahimer Marketing yang dimaksud disini adalah SILATURAHIM di dunia maya, khususnya media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan medsos lainnya.

Saya mendapatkan ide ini dari Bapak Aqua Dwipayana. Dan Kebetulan sekali beliau tergabung dalam Keluarga Besar KOMPASS (Komunitas Para Sales Sumenep), dimana saya juga tergabung juga kedalam KOMPASS yang beranggotakan Orang-orang HEBAT dan selalu TERMOTIVASI.

Dr. Aqua Dwipayana, Motivator Nasional, Konsultan Komunikasi, Pengamat Militer dan Kepolisian RI, dan Penulis buku Best Seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”.

FYI, Ide ini pernah saya sampaikan pada tanggal 7 September 2017 melalui WAG KOMPASS (WhatsApp Group KOMPASS).

Ide Silaturahimer Marketing Melalui WA Grup KOMPASS
Ide Silaturahimer Marketing Melalui WA Grup KOMPASS

Definisi Influencer Marketing menurut Wikipedia

Influence Marketing (also influence marketing) is a form of marketing in which focus is placed on influential people rather than the target market as a whole. It identifies the individuals that have influence over potential buyers, and orients marketing activities around these influencers.

Influencer content may be framed as testimonial advertising where they play the role of a potential buyer themselves, or they may be third parties. These third parties exist either in the supply chain (retailers, manufacturers, etc.) or may be so-called value-added influencers (such as journalists, academics, industry analysts, professional advisers, and so on).

Saya artikan kurang lebih seperti ini, Influencer Marketing adalah salah satu strategi digital marketing dengan cara bekerja sama dengan orang-orang terkenal (celeb) atau berpengaruh,  yang disebut sebagai influencer, tentu saja mereka memiliki “follower” yang cukup banyak di media sosial.

Media sosial yang cukup intens menggunakan Influencer Marketing adalah Instagram, selain medsos facebook, twitter, youtube dan masih banyak lagi

Apa itu Silaturahimer Marketing?

Silaturahimer Marketing bukan menggantikan Influencer Marketing, tetapi untuk melengkapinya.

Definisi Silaturahimer Marketing kurang lebih sama dengan Influencer Marketing, hanya saja peran Silaturahim lebih di-intens-kan, dimana ada sharing yang saling menguntungkan, tidak semata-mata hanya karena uang atau imbalan jasa.

SILATURAHIMER MARKETING adalah salah satu strategi DIGITAL MARKETING dengan cara bekerja sama dengan orang-orang terkenal (celeb) atau berpengaruh dengan cara ber-silaturahim terlebih dahulu, dimulai dari kelompok-kelompok kecil (komunitas) yang saling sinergi diantara anggotanya.

Influencer Marketing VS Silaturahimer Marketing

Beberapa waktu lalu saya sempat membaca detik.com, ada seorang gadis bernama Chiara Ferragni, kelahiran Italia, menulis blog bernama Blonde Salad yang membahas soal fashion. Blog itu menjadi terkenal dan dia pun mulai terkenal pula, banyak mendapatkan penghargaan sebagai blog terbaik.

Blognya kebanyakan berisi gaya busana dan kecantikan wanita. Blognya sangatlah sukses, mendapatkan belasan juta page views per bulannya. Kekayaan totalnya dari Bisnis Digital (Bisnis Online) diperkirakan mencapai Rp 128 miliar.

Akun Instagram nya pun ikut menjadi terkenal dan saat ini telah mempunyai 10 juta an follower. Dia salah satu Instagrammer dengan bayaran paling tinggi di luar kalangan Selebritis. Jika ada yang ingin bekerja sama dengannya, siapkan kocek sekitar USD 9.000 atau sekitar Rp 118 juta sekali postingan  🙄  🙄  🙄  .

Dia telah bekerja sama dengan brand kenamaan termasuk Guess, Christian Dior, Max Mara, Luis Vuitton sampai Chanel. Wowww!

Nahh itu gambaran singkat seorang Influencer selain selebritis atau orang berpengaruh. Anda harus siap-siap menguras kantong Anda lebih dalam lagi kalau ingin bekerjasama dengan nya. Tentu saja dengan tujuan mempromosikan produk atau dagangan Anda,

Silaturahimer Marketing tidak seperti gambaran tadi. Modal Anda adalah waktu untuk ber-silaturahim.

Saatnya beralih ke Silaturahimer Marketing

Memang benar Influencer Marleting lebih efektif dibandingkan Iklan melalui FB ads, Google AdWords ataupun media iklan digital lainnya. Siapapun yang sudah mencoba untuk mempromosikan produk baru tentu tahu betapa sulitnya membuat produk Anda menjadi terkenal.

Influencer Marketing lebih efektif dibanding iklan digital berbayar. Promosi digital nya bisa melampaui masa promosi. Kenapa demikian? Karena calon pembeli lebih mungkin mengingat promosi digital melalui figur seseorang yang mereka percayai dan hormati. Apalagi kalangan Milenial, mereka lebih percaya dengan figur terkenal dibanding pergi ke Online Shop atau platform e-Commerce lainnya.

Sekali lagi, Silaturahimer Marketing tidak memerlukan biaya untuk merekrut Influencer. Anda cukup meluangkan waktu untuk Silaturahim dan dengan sendirinya proses alami saling mempercayai dan saling menguntungkan akan datang seketika. Lebih singkatnya, prinsip SYARIAH diterapkan dalam SILATURAHIMER MARKETING

* GOOGLE is My SALESMAN 😉

Baca juga: DIGITAL MARKETING Solusi untuk Mendongkrak BRAND

Muhammad Idham Azhari
Mengenal & Belajar DIGITAL MARKETING semenjak tahun 2005, dimulai dari Komunitas Asian Brain;
Praktisi DIGITAL MARKETING;
Mentor Komunitas Bisnis Online & Internet Marketing SB1M;
IT Consultant,
CALL/WA 0855-777-222-6
EMAIL ADDR muhammadidhamazhari@gmail.com
PERSONAL BLOG MuhammadIdhamAzhari.com

YUUUK BELAJAR DIGITAL MARKETING
GRATIS! SELAMA 3 TAHUN!!
SEGERA DAFTAR FREE MEMBER KOMUNITAS BISNIS ONLINE & INTERNET MARKETING SB1M DISINI SEBELUM DITUTUP:

http://bit.ly/FreeMemberID

by Forum Sales Indonesia (FSI)

Leave a Reply